Langsung ke konten utama

Bertahun-tahun

Bermula dari pertemuan yang tanpa sengaja membawa kita bisa sejauh ini, dan membuat kita melewati batas pertemanan.


Ya, sejak saat itu kita bukan lagi teman, namun dua manusia yang ingin saling mencari kepuasan satu sama lain.


Mungkin Tuhan sudah memberikan tanda sejak awal kita berteman, namun entah aku yang buta atau tidak bisa mengartikannya.



Chapter 1

Malam itu menjadi kali pertama kita bertemu, di mana semua orang berkumpul di tempat yang sama dan saling memperkenalkan dirinya masing-masing, termasuk dirimu.


Tidak ada yang aneh pada malam itu dan bahkan di hari setelahnya. Aku masih tetap menyukai seseorang dari masa laluku dan masih mengharapkannya.


Hingga suatu hari kita bersama, hanya aku dan kamu tanpa orang lain. Saling bercerita kehidupan kita sebelumnya, hingga malam datang dan ada sebuah peristiwa yang membuat aku merasa aku tertarik dengan mu.


Sejak saat itu, aku banyak bertanya kepada teman-teman ku tentang apa yang aku rasakan saat itu. Salah satu dari mereka hanya mengatakan,


“Itu hal biasa, tidak usah terlalu dipikirkan,” ucap temanku saat itu.


Namun, aku masih saja memikirkan perasaan itu. Hingga aku tahu, ternyata dirimu sudah memiliki pasangan.


Entah kapan kalian memulainya, yang jelas aku ketahui kamu tidak memiliki pasangan saat kita saling bercerita waktu itu.


Meski begitu, aku tidak terlalu ambil pusing, toh waktu itu kita hanya teman biasa seperti yang lainnya.


Anehnya, kamu berlagak seperti tidak memiliki pasangan saat bersamaku. Dari situ seharusnya aku sudah tahu bahwa kamu hanya akan membuat luka.


Bodohnya, aku bersembunyi dibalik kata teman yang menghalalkan semua perlakuanmu karena kita teman.


Banyak kenangan yang kita lewati saat itu, dan aku benar-benar sadar bahwa yang kita lakukan salah. Namun, kita tetap berlindung dibalik kata teman dan seolah-olah kita tidak melakukan dosa.


Bahkan, mungkin aku lebih mengenal dirimu daripada pasanganmu saat itu. Tidak cukup sampai disitu, aku merasa aku pasti bisa memilikimu jika dari awal aku memberikan tanda bahwa kita bukan hanya sekedar teman.


Terdengar jahat, namun itu yang aku rasakan saat itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Happy Me?

Happy Me? - Sekitar 6 bulan, semenjak aku berada di lingkungan yang entah dari mana aku bisa bergabung?, lingkungan yang pernah menjadi impian ku dimasa lalu. Dan setelah memberanikan diri untuk pergi dari lingkungan itu, aku paham suatu hal. Ternyata apa yang aku anggap tidak menghasilkan, ternyata membukan ku jalan yang sangat tidak terduga. Ternyata banyak hal yang tidak aku syukuri selama ini, dan aku banyak mengeluh atas semua ini, aku terlalu melihat sesuatu yang tampak menyenangkan dalam kehidupan orang lain, tanpa melihat apa yang sudah aku perjuangkan ternyata juga menyenangkan. Kurang lebih setengah tahun telah terlewati, banyak pelajaran dan kejadian yang terjadi pada 6 bulan ini, sangat melelahkan, dan aku hebat sudah bertahan sejauh ini. Semoga apa yang terjadi selama 6 bulan ini membuatku sadar banyak hal baik yang terjadi didalam hidupku. Semoga pencapaian ku setelah 6 bulan ini menjadi jalan yang mengubah hidupku menjadi lebih menyenangkan dan aku bisa melewati semua ya...

Congratulations

 Hai!  Sebuah awalan untuk memulai percakapan antara kita. Masih teringat bagaimana dahulu kita memulai interaksi ini hingga akhirnya membuat kita saling mengenal. Kurang lebih empat tahun kita saling mengenal dan itu bukan waktu yang sebentar untuk kita saling berinteraksi, bahkan dengan waktu yang tidak sebentar ini kita saling menunjukkan sosok lain dalam diri kita masing-masing. Perjalanan yang panjang untuk kita saling berinteraksi diusia dewasa ini, kita saling tertarik dengan kepribadian satu sama lain, mengerti satu sama lain dan membuat diantara kita berpikir untuk akan selalu berada di dalam interaksi dan kebersamaan ini, namun tidak dapat dipungkiri bahwa dalam waktu empat tahun ini juga membuat salah satu diantara kita untuk memilih berhenti untuk saling berinteraksi dan mengenal atau dengan kata lain empat tahun ini adalah waktu yang cukup untuk kita saling mengenal. Percakapan kita yang kita mulai diusia dewasa ini adalah waktu yang cukup rentan mengalami perseli...