Tersisa 20 hari lagi perjanjian ini akan berakhir, hingga detik ini juga tidak ada pembahasan mengenai perjanjian itu. Perjanjian yang dimulai saat aku merasa ini ada angin surga, namun setelah berjalan beberapa bulan yang ku dapat angin neraka. Perjalanan beberapa tahun ini cukup melelahkan, tidak ada yang menyangka aku masih bertahan di perjanjian ini. Banyak caci maki yang aku terima, banyak omongan-omongan di belakang juga tidak mungkin tertinggal. Banyak pelajaran yang aku dapat diperjalanan kali ini, walaupun dipenuhi kesalahan dan kewalahan yang aku alami. Meski begitu, ternyata aku bisa melewati ini semua walaupun dengan ketidaksempurnaan. Tidak banyak yang ingin aku tulis tentang perjalanan ini, aku hanya ingin ini menjadi pelajaran hidupku tanpa perlu aku ingat bagaimana detail setiap harinya. Beberapa temanku mengatakan, jika perjalanan ini selesai aku harus sudah memiliki cadangan. Ya, aku punya cadangan, namun ini jauh berbeda dari perjalananku kali ini. Jadi aku tidak bis...
Bermula dari pertemuan yang tanpa sengaja membawa kita bisa sejauh ini, dan membuat kita melewati batas pertemanan. Ya, sejak saat itu kita bukan lagi teman, namun dua manusia yang ingin saling mencari kepuasan satu sama lain. Mungkin Tuhan sudah memberikan tanda sejak awal kita berteman, namun entah aku yang buta atau tidak bisa mengartikannya. Chapter 1 Malam itu menjadi kali pertama kita bertemu, di mana semua orang berkumpul di tempat yang sama dan saling memperkenalkan dirinya masing-masing, termasuk dirimu. Tidak ada yang aneh pada malam itu dan bahkan di hari setelahnya. Aku masih tetap menyukai seseorang dari masa laluku dan masih mengharapkannya. Hingga suatu hari kita bersama, hanya aku dan kamu tanpa orang lain. Saling bercerita kehidupan kita sebelumnya, hingga malam datang dan ada sebuah peristiwa yang membuat aku merasa aku tertarik dengan mu. Sejak saat itu, aku banyak bertanya kepada teman-teman ku tentang apa yang aku rasakan saat itu. Salah satu dari mereka hanya meng...