Apa kabar?
Saat itu aku berusia 18 tahun, 18 tahun ini aku benar-benar tidak mengenal bagaimana diriku. 18 tahun aku hidup yang aku tahu hanya bagimana cara bisa mewujudkan semua keinginanku yang tidak bermanfat untuk masa depan, selama 18 tahun ini yang aku lakukan hanya bertingkah seolah-olah bumi hanya berputar di hidupku.
Memulai kehidupan di kota yang tidak pernah aku pikirkan sebelumnya ternyata tidak buruk, di kota ini aku bertemu banyak manusia yang mengubah pola pikirku, belajar banyak hal dari manusia baru yang aku temui membuatku tersadar bahwa pengetahuanku ini belum ada 50% dari yang seharusnya aku dapat diusiaku saat itu. Bertemu manusia baru seperti mereka mungkin adalah penyesalan untukku karena aku terlanjur menaruh perasaan yang berlebihan untuk mereka, aku terlena aku tidak mau kehilangan mereka hal yang sangat egois dalam hidupku untuk menahan mereka untuk selamanya didalam hidupku.
Manusia baru yang mengajarkan aku untuk mengenal bagaimana diriku sebenarnya, apa yang aku ingin capai dimasa depan, mengapa aku melakukan hal ini dimasa sekarang?, dan membantuku belajar memilih pilihan yang baik untuk diriku dimasa depan. Bertemu mereka aku belajar apa itu tujuan dimasa depan, apa itu target hidup, bertemu mereka adalah berkat untuk diriku.
Perkenalan dengan manusia baru yang tidak pernah aku bayangkan ini adalah hal yang paling bahagia dalam hidupku. Banyak terima kasih dan maaf yang ingin aku katakan untuk mereka, manusia yang aku sayang yang mungkin hanya aku temui diusia 18-22 tahun ini.
Jika tidak bersama kalian aku tidak akan menemukan dan tidak akan menjadi diriku sekarang.
Komentar
Posting Komentar